Archives
February 2016
M T W T F S S
« Sep    
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
29  

Cerita Inspirasi MPKMB 47

Nama : Rahmazudi
Nim : E24100021
Laskar : 20
Part 1
Pada awal ceritaku kali ini aku akan mengangkat sebuah pengalaman yang aku lalui setelah aku resmi menjadi mahasiswa baru di IPB ini, mungkin cerita ini dapat menginspirasi teman-teman semua untuk bisa menghargai waktu, usaha dan doa serta selalu bersyukur dengan apa yang kita punya, tanpa itu semua maka apa yang telah kita lakukan hanya akan menjadi sia-sia. Ku awali dengan bismillah, perjalanan panjang telah aku lalui dan tak terasa waktu telah mengubah semua yang aku miliki, padahal aku rasakan kemarin aku masih seorang anak yang polos yang belum bisa membaca menulis tetapi waktu begitu singkat membawaku pada massa yang penuh tantangan, tak terasa aku telah menjadi seorang mahasiswa, mahasiswa yang harus menghadapi dunia yang berbeda, dunia yang penuh dengan tantangan untuk menyongsong masa depan. Duh begitu cepat yah???
“Selamat datang putra-putri terbaik bangsa’, itu spanduk yang menyambutku ketika aku sampai di asrama putra TPB IPB, setelah melakukan registrasi asrama, kamar telah di tentukan dan di sediakan untuk ku selama satu tahun kedepan, suasana baru, lingkugan baru telah aku dapat, kini aku rasakan dunia yang begitu berbeda dari apa yang pernah aku lalui, jauh dari orang tua jauh dari sanak saudara, tapi walaupun begitu aku harus bersyukur dan mensyukuri apa yang telah terjadi padaku karena tidak semua orang bisa merasakan apa yang aku rasa. Tak terasa sudah seminggu aku tinggal di asrama dan saat itulah semua benar-benar berubah dan saat itu juga telah memasuki belajar tahap awal atau semester alih tahun atau lebih di kenal dengan sebutan matrikulasi. Pada waktu itu aku mendapatkan matrikulasi pelajaran kimia, aku merasa takut aku was-was karena jujur aku lemah pada pelajaran eksakta atau hitung-hitungan,hehe walaupun aku anak ipa tapi masih saja kurang. Hari pertama aku lalui tanpa beban karena materinya yang di berikan tidak jauh berbeda dengan materi waktu SMA, hari kedua, ketiga astagfirullah, kok jadi susah, aku mencoba belajar lebih keras di asrama, mencoba dan mencoba tapi lailahaillah susah banget masih saja gak biasa, aku beranikan bertanya pada teman-teman yang aku anggap bisa dan mampu tapi ya Allah sungguh bodohnya hambamu ini semuanya nge blank, di setiap malam-malam di asrama aku sisihkan waktu-waktuku untuk melaksanakan ibadah sholat tahajud, berdoa dan belajar mencoba dan mencoba, dan ketika mau tidur pun aku selalu berdoa “ Ya Allah mudahkanlah dalam urusanku di dunia ini, karena aku tau hanya kepada-Mulah aku memohon” tidak pernah lupa aku melakukannya, di subuh pun ketika orang-orang sedang terlelap dalam tidurnya aku sempatkan melangkahkan kakiku menuju rumah Allah yang letaknya lumayan jauh dari asrama, naik turun belok kanan belok kiri jalan yang aku tempuh, aku berusaha dekat dengan Allah berharap apa yang aku lakukan selama ini tidak sia-sia dan di berkahi-Nya. Hari-hari ku pun kulalui dengan selalu berharap aku bisa, bisa seperti mereka aku selalu berharap demikian, harapanku juga adku selingi dengan usaha. Ajakan teman untuk ikut bimbel pun tidak aku tolak walaupun jaraknya cukup jauh, sekitar 3 km tetap aku jalani demi tercapainya sebuah harapan, harapan untuk bisa. Hari-hariku aku habiskan di tempat bimbingan belajar untuk belajar dan belajar, hingga jam malam yang telah tentor berikan aku tidak menolaknya, dari jam 17.30 sampai dengan jam 21,30 juga pernah aku dapatkan, hanya dengan modal jalan kaki aku tempuh tempat bimbingan itu, pulang larut malam sudah biasa aku lalui sampai-sampai tak terasa betis pun juga berubah menjadi besar heheh tapi tak apalah,harapan kuat semoga aku bisa.
Hari peperangan pun tiba, UTS sudah di depan mata semua materi yang aku dapat di bimbingan sudah cukup, nah pas hari H nya, aku terus berdoa semoga aku bisa, ujjian pun telah aku lalui dengan harapan agar hasilnya memuaskan, tetapi inalillahi ya Allah, semuanya tidak sesuai dengan harapan, hasilnya kecil hikz,hikz,hikz. Tapi tak apalah aku tidak boleh menyerah harus bangkit dari keluputan ini aku harus mengimprove kekurangan ku, aku telah berusaha, berdoa dan bertawakal pada-Nya, kita yang mengusahakan tapi Allahlah yang menentukannya, aku tidak kecil hati dengan apa yang menimpaku selama ini, aku percaya bahwa ia telah memberikan rencana yang terbaik untuk hidup ku. Mungkin dari ceritaku ini teman-teman dapat mengambil pelajaran bahwa setiap apa yang kita cita-cita harus diiringi dengan usaha dan doa, jika kita telah merasa kita telah melakukannya semua tapi hasilnya masih kurang tidak sesuai dengan target kita kita harus bersabar dan bersyukur bisa jadi di balik semua itu terdapat manfaat yang tidak kita duga, dan kita jangan falling down dan menyerah dengan apa yang telah terjadi kita harus bangun dan tetap semangat karena Allah akan memberikan yang terbaik bagi kita, hidup kita dan massa depan kita karena Dia adalah sebaik-baiknya pemberi rizki, selalu semangat!!!! Tidak ada yang bisa membuat kapal terbesar dalam semua massa tapi nabi Nuh bisa, tidak ada tanaman yang bisa hidup di padang tandus tapi kaktus bisa. Apakah kamu tidak mau kalah ma mereka???

Cerita inspirasi
Nama : Rahmazudi
Nim : E24100021
Laskar : 20

Part 2
Abdullah koirul azzam itulah nama yang menginspirasi hidupku, walaupun nama itu hanya ditemukan dalam film layar lebar ketika cinta bertasbih atau dapat kita temukan dalam novel yang di tulis oleh Habiburahman El Shirazi, namun tokoh yang satu ini sangat aku kagumi keberadaannya dalam menjalani hidup ini, subhanaAllah seperti seorang nabi saja hampir kekurangannya tidak ada, sungguh maha besar Allah telah memberikan hidayah pada seorang hambanya. walaupun tidak secara nyata aku rasakan keberadaannya dalam hidup ini tapi setiap lakon yang ia jalani subhana Allah seperti nyata dan ada.
Mungkin jika sosok Azzam benar-benar ada dalam kehidupan ini banyak akhwat-akhwat yang banyak yang mendambakan dirinya,, kali ya, dan bagi ikhwan-ikhwannya pada iri dengan hadirnya aku juga merasakan demikian, bagai mana tidak, Sosok seorang pemuda yang gigih, cerdas, berdedikasi bermoral dan beragama hadir dalam sela-sela hidup kita secara otomatis banyaklah yang mengkagumi dirinya. Seorang pemuda yang mampu menggabungkan tiga komponen penting dari dirinya yang meliputi intelektual, spiritual dan emosional ke dalam hidupnya. Dalam cerita yang terkandung dalam film tersebut bahwa ia adalah seorang mahasiswa yang bekerja mati-matian dalam membiayai hidupnya dan orang-orang yang selalu ia cintainya, jiwa bisnisnya dapat membawanya pada kejayaan dan kepopuleran serta dikenal banyak orang, mungkin jika kita samakan dalam kehidupan kita sosok azzam tidak jauh berbeda dengan kak Elang Gumilang ya????hhehhe
Nah, itu bisa memberi motivasi kepada kita bahwa walaupun kita jauh dari orang tua kita harus bisa memanfaatkan waktu untuk berkarya dan berwira usaha, tetapi ya berkarya dan berwira usaha yang halal agar di ridhoi Allah swt.
Walaupun itu hanya dapat kita temukan di dalam cerita atau dalam film layar lebar kita harus bisa mengambil manfaat dari itu semua. Kegigihannya harus dapat kita contoh dan aplikasikan dalam kehidupan kita, apalagi cocok bagi kita seorang mahasiswa yang butuh inspirasi-inspirasi cemerlang agar tidak terjerumus pada massa depan yang kelam dan penuh rintagan. Azzam adalam sosok yang menginspirasi kita, menginspirasi kita dalam menjalani hidup ini, agar kita tidak hanya mementingkan dunia belaka tetapi juga akhirat kelak, mengajarkan kita cara menghadapi kerasnya hidup, menghadapi massa yang semakin hari semakin suram karena sudah banyak pemuda-pemuda yang tidak lagi mengenal tuhannya, yang tidak lagi mengenal akhlak dan sopan santun. Banyak orang yang cerdas tetapi akhlaknya kacau, tetapi dalam cerita dan deskripsi azzam di atas semoga mampu mengubah pandangan kita yang kolot megenai hidup ini, kita harus menggabungkan kecerdasan, akhlak dan moral serta emosianal kita menjadi satu padu, karena jika itu semua telah terkendali maka insyaAllah, Allah akan memberkati hidup dan jalan kita utuk menghadapi era yang yang penuh dengan permainan dunia ini.